Just the Three of US

Just the Three of US

Waktu upload foto kita ini di fb baru sadar ini foto pertama kita bertiga yg bener2 cuma bertiga after all this time! Lihat foto ini rasanya ga percaya beberapa tahun yang lalu (sekitar dua puluh tahun an yang lalu lebih jelasnya ..:0!!) trio kwek kwek ini adalah anak-anak dekil cungkring yang bikin si ibu kesel setengah mati.
Kayanya kenangan paling berkesan masa-masa kita di tinggal Cilibende, karena itu masa kita tumbuh dari anak-anak ke ababil (a be ge labil.:P)
Inget ga kalian, bertiga kita berjuang lawan aa aa kita yg iseng suka ngejailin sampe bikin kita nangis, apalagi deni mah panasan anaknya teh. Berebut saluran tivi ma a wawan sampe aksi mau kabur dari rumah, tapi akhirnya cuma nangkring di pager sambil nangis karena takut dan waktu itu udah deket maghrib (lu kan waktu itu paling takut hantu ni, dan dengan so taunya kita pernah sok-sok nyaru jadi pocong buat nakut-nakutin tetangga, udahnya kita sendiri yang ketakutan), Atau saat gua nendang kaki a yudi karena dia iseng jitak gw pas lewat, udahnya dimarahin ibu abis2an karena gak sopan sama kakak (beuhhh mommy!!:( ) …wuakakaka
Inget juga ga kalau hujan (secara di Bogor, dulu hujan lumayan sering kan) kita langsung bikin alesan ke ibu kalau kita mo ngepel teras, dan akhirnya meluncurlah kita di bolak-balik di teras sambil bergaya kapten Aquanus dan kawan2..:D hiiiii
Atau setiap ada layar tancep, kita kompak pura-pura tidur, dan pas ibu dah tidur kita nyelinap keluar sampe subuh. Mending yang di tonton apa gitu, filmnya paling banter Chipnya Dono Indro Kasino, atau film aksi Berry prima..hahahaha..just the three of us. 
Ada juga iseng yang agak gawat, waktu kita beli rokok dua batang (lupa mereknya, tapi itu rokok yang biasa diisap Bapak, bungkusnya coklat, ada gambar lingkaran trus ada rokok melintang di tengahnya), terus kita nongkrong deh berdua di teras belakang…baru sebentar dah batuk-batuk n kapok ngerokok lagi… mungkin itu justru yang bikin kita sama sekali gak pengen jadi perokok sekarang ya, hehehe btw sssttt si tinul ga ikutan ni.
Kalau bulan puasa gak banyak yang bisa kita kerjain selain maen sepeda ngelilingin pohon tengah di lapangan depan rumah, karena kita cuma muter-muter, waktu balapan akhirnya loe tabrakan ma sepeda temen lain dan PINGSAN!!! Wuihhh bayangin kehebohan ibu waktu kita gotong loe pulang … sisi baiknya seenggaknya itu artinya si ibu the sayang ma loe kan…hehehe
Ngomongin bulan puasa kayanya tiap tahun kita punya cara yang beda-beda buat ngabuburit ya? Ada masa2 sepeda kaya yang tadi gw certain, ada juga masa kita keliling taman bacaan nyewa buku. Bahkan yang jauh sampe ke pasar kambing pun kita jalan. Ini di koordinir a wawan biasanya, yang ngumpulin uang jajan kita (masing-masing gocap ) n tiap orang dapet jatah nyewa buku, sebenernya kita dicurangin karena cuma kebagian nyewa komik petruk yang seharga jigo, tapi gak papa karena Si Buta Dari Gua Hantu yang a wawan sewa juga kita baca juga akhirnya.
Bulan puasa berikutnya Bapak beliin komik petruk sekardus, jadi lah kita buka tempat penyewaan, di awal-awal buka bisa dapet dua ribuan sehari…wuihhh bias buat belanja ma ibu buat bukaan. Sambil nunggu meja, di teras biasanya kita maen kartu, kalau a yudi dah ikutan kartu kita bakal abis ama dia, terpaksa deh kita beli dari dia..hahaha yang paling sering di kelecein tuh temen loe ni, si dedi, yang cerewet abis kaya suneong, dia rajin nyewa buku, padahal gua tahu gak dibaca, cuma buat gaya aja tuh anak… heheh ga pa pa sih yang penting pemasukan lancar..:)
Inget tetangga kita lia? Tinul cerita (gw ga ada di situ sayangnya) waktu kalian pertama kenalan di hari kita pindahan, kalian duduk di pohon tengah lapangan, malu2 gak ada yang ngomong. Tiba-tiba ada suara kentut!! (ups maaf gak sopan) jadilah kalian pandang-pandangan terus ketawa geli bareng-bareng…sejak saat itu seluruh keluarga pak aa jadi temen keluarga kita (seenggaknya, temen tinul, gw, teh lusi , karena mereka gak punya anak cowok).
Hehe kita gak selalu juga kompak kan? Masih inget dulu kita berantem trus gua tonjok muka loe(seumur-umur baru kali itu gua nonjok orang dan rasanya aneh karena muka orang kan ga rata, apalagi muka deni mah berminyak tea pan, jadi rada-rada geli..hehehe) udahnya dikejar-kejar deh gua keliling lapangan sampe ga berani pulang sampe sore.. hihihi trus kalau nonton tipi kita heboh berdua, berdebat kalau Superman lawan Batman yang menang siapa, penting banget gitu loch..hiks hiks hiks
Tapi cerita ini cuma sebagian dari cerita lain yang kadang lucu, garing, sedih…. Kaya waktu kita bikin upacara tabur bunga buat burung kecil yang mati di pangkalan tea, atau saat denger adik kita Dimas meninggal ( gua waktu itu lagi bantu orang panen singkong, asik ngupas singkom ama almarhum ene dan nenek-nenek lainnya di pinggir kebon, dan temen gw yang gua dah lupa namanya manggil sambil teriak2) sedihnya gak ilang berhari-hari kemudian…
Udah ah, terlalu overwhelming kalau inget masa lalu…

TRAVEL PART 2

Image

What so good about travel…

me, moving from one place to other…

what so good about airport,

crowded place with too cold air conditioned rooms, smokey alleys,

terrible yet expensive foods..

what so good about those stewardess with too tight long leg showing skirt,

tante-tante hairdo, and standard smile..

what so good about people running around,

dragging their giant travel bag,

or busy with their hand phone,

what so good about all that?

yet, travel always brings me certain fuss days or evens weeks before,

highways on the way always brings certain sense of jest..

and being here waiting always brings certain sense of melancholy,

travel..fly up and away..:)

2 January 2012 , Soeta Gate B2 (room that become too familiar lately)

 

 

Bila aku dulu pikir  perpisahan selalu berbentuk fisik, well ternyata aku salah. Baru aku sadari, banyak orang yang sudah aku tinggalkan secara mental walau mereka masih  berada di dekatku.  Seperti juga banyak yang sudah meninggalkanku walau kami mungkin masih terlihat bercakap2 di tempat yang sama. Baru kusadari mengapa aku sering merasa kesepian dan sendiri walau sedang dikelilingi orang2 terdekat.

“Kamu berharap terlalu banyak dari orang  lain, kalau begitu terus kamu akan sering kecewa.”  Kata seorang sahabat ketika aku curhat tentang kelakuan teman yang mengesalkanku. Aku hanya tersenyum kecil, tidak benar-benar menanggapi pernyataannnya. Akan tetapi masalahnya adalah tidak sekedar kecewa. Tindakan yang tidak sesuai dengan harapan seringkali menimbulkan kemarahan. Kadang kita merasa kita telah memaafkan kesalahan itu. Tetapi ada yang hilang dari hati kita. Rasa percaya, merasa mereka tidak lagi bisa diandalkan menjaga perasaan kita. Dan diam-diam kita menghukumnya dengan pergi.  Akan tetapi karena kita tidak dapat meninggalkan mereka secara fisik, maka kita diam-diam pergi secara mental. Mereka ada tetapi kita tidak lagi merasa dekat, tidak lagi merasa merasa kita dapat mengandalkan mereka, tidak  lagi merasa mereka benar2 peduli pada kita. Sampai kapan kita akan meninggalkan orang-orang  yang seharusnya kita sayangi sepenuh hati? dan membiarkan mereka  pergi…

“Hidup itu hanya dongeng.” Tulis Jan Olav pada anaknya. Suatu saat mau tidak mau mau kamu harus pergi meninggalkan dongeng ini.  Tetapi sebelum harus benar-benar pergi, aku ingin menjalani dongeng ini dengan benar..mungkin aku akan bertemu serigala di rumah nenek, mungkin juga dikejar2 buta ijo sepanjang kebun timun. Tapi selama aku menjalani dongeng ini. Aku akan sungguh-sungguh  berada disini. Menyayangi orang-orang yang ada di sekitarku. Seperti apa pun mereka, mereka adalah keluarga, sahabat, people who worth to be fighting for.

 

picture: picture courtesy of j351.tumblr.comayzaishaque.wordpress.com

TAKDIR

Pada suatu jamuan makan di istana nabi sulaiman, seorang pemuda merasa gelisah karena sesosok pria menyeramkan selalu menatapnya dengan tajam.  Ketika berkesempatan berbicara dengan nabi Sulaiman ia pun menanyakan mengenai pria tersebut.

Ia terkejut ketika nabi memberitahukan bahwa lelaki itu adalah malaikat maut.

“Anda harus menolongku baginda, saya masih muda dan belum siap mati.” Pinta pemuda itu dengan memelas.

“Apa yang ditakdirkan Allah tak ada yang dapat menolaknya anakku.” Jawab nabi Sulaiman dengan lembut.

Karena pemuda itu terus memohon akhirnya nabi sulaiman setuju meminta bantuan pada jinnya untuk membawa pemuda itu ke negeri Cina dalam sekejap mata.

Malam berikutnya malaikat maut kembali datang ke jamuan makan malam. Ketika ia tidak menemui pemuda itu ia pun menghampiri nabi Sulaiman dan menanyakan perihal pemuda tersebut.

“Ia ada di Cina sekarang. Ia merasa takut padamu, karena itu ia memintaku untuk mengirimnya ke sana. Mengapa kau selalu menatapnya, sehingga membuatnya tidak nyaman?” tanya nabi Sulaiman.

Malaikat maut pun menjawab: “Ya nabi Allah, aku mendapat perintah untuk mencabut nyawanya malam ini di Cina. Karenanya aku heran melihatnya kemarin malam masih ada di sini. Tetapi ternyata Allah SWT memang maha Mengetahui. Baiklah aku harus segara kesana saat ini juga.”

(Gambar diambil dari google.com)

3 Nasehat

Suatu hari jin mendatangi nabi Musa as. ”Maukah kamu menerima seribu tiga nasehat dariku?” Tanya sang jin.  Apa yang kau ketahui, sesungguhnya aku lebih mengetahuinya, Karena itu aku tidak membutuhkannya.

Malaikat Jibril pun turun kepada nabi Musa as dan berkata. ”Wahai Musa sesungguhnya Allah berfirman, seribu nasihat setan adalah tipu daya, namun dengarkanlah tiga nasihat darinya.

Nabi Musa pun membiarkan Setan menerima nasehat setan yaitu : Pertama, jika kau memiliki niat baik, maka bersegeralah, karena bila kau menundanya aku akan membuatmu menyesal. Kedua, jika kau berdua wanita asing jangan lupakan aku, karena aku akan menggodamu berbuat zina. Ketiga, ketia kau merasa marah, kendalikanlah, karena aku akan membuat fitnah..aku telah menyampaikan tiga nasehatku, maka mohonkanlah ampun dan rahmatNya  untukku.

Maka nabi Musa as. pun memohonkan ampunan untuk setan, maka Allah berfirman agar setan bersujud di hadapan makam nabi Adam sebagai syaratnya.

Saat Nabi Musa menyampaikan perintah Allah setan pun berkata: Wahai Musa ketika Adam masih hidup, aku tidak bersedia sujud dihadapannya, karena itu bagaimana mungkin aku bersedia sujud dihadapan tanah kuburnya?…

Wallauhualam bissawab

Disadur dari Kisah-Kisah Allah -Ahmad &Qasim Mir Khalaf Zadeh

gambar:http://www.fotosearch.com/illustration/demons.html

a little pray

…Ingin rasanya aku menyerah,
melepaskan ini semua dan
membiarkan diriku hilang
dalam ketidak-pedulian.

Tapi aku tak mungkin ikhlas
membiarkan jiwa baikku ini rusak.

Sebetulnya aku hanya letih
dan sedikit merasa tak disayangi

Tapi aku tahu,
Engkau mencintaiku.

Tuhan,
lapangkahlah dadaku,
teduhkanlah wajahku,
dan tinggikanlah derajatku

Aamiin

mario teguh fb status 04 feb 2011

Menjaga Hati Tawaadlu

Bila ditanya tentang profil, secara bercanda bercanda tapi dengan keyakinan penuh sering saya menyebutkan “baik hati dan tidak sombong”.  Saya bukan orang sombong, tinggi hati, suka membanggakan diri..that so not me..so I said. Masalahnya akhir-akhir ini saya menyadari kesombongan sering hinggap dalam bentuk yg halus n terselubung sehingga sulit dihindari. Ketika kita seakan-akan bersikap baik dan mengalah pada orang yang menzalimi. Dengan anggun dalam hati’ kita berkata tidak akan melayani hal itu, karena kita lebih baik dari orang-orang ini. Bukankah itu bentuk kesombongan kita, bersikap baik hanya karena kita merasa kita orang yang lebih baik, lebih unggul? Ketika kita cenderung memilih orang yang memiliki kesamaan dengan kita sebagai orang yang kita sukai, kita anggap ‘inner circle’ simply karena mereka ‘sama’. Bukankah itu bentuk kesombongan? Kita melihat refleksi diri kita dalam orang tersebut. Tanpa disadari itu bentuk perasaan unggul kita akan bahasa kita, dengan gaya hidup kita, dengan pemikiran kita, hobi kita, kebiasaan kita, sehingga kita insist orang yg kita sukai adalah orang yg memiliki kualitas tersebut, dan orang yang ‘berbeda’ kurang baik. Bukankah itu berarti yg kita suka dari mereka sebenarnya bagian dari kita sendiri? We see the piece of ourselves in them. Bentuk lain dari narsisme. Hey..what so great about me then? Ketika kita menghindari sekelompok orang, simply karena kita merasa lebih baik dari mereka, kita berpikir’ gak akan nyambung deh, males ah’. Hey hey..bentuk kesombongan lagi. Ketika kita bersikap baik pada seseorang, bergaul dengan orang tersebut dengan niat ‘mendakwahi mereka’, membantu mereka agar bersikap lebih baik.’hati-hati, jangan-jangan perasaan kita aja, kita lebih baik dari mereka. Ada pepatah tua Jawa: hargai tuan rumah dengan bertamu memakai pakaian yg terbaik. Hmm, apakah niat kita benar-benar ingin menghargai tuan rumah atau sekedar menunjukkan kita punya fashion sense yang relative lebih baik dari orang lain. Saat kita merasa lebih pintar, lebih berpendidikan, lebih baik hati, lebih sopan, lebih beradab, lebih memiliki tatakrama, lebih rajin, lebih cantik, bersuara lebih bagus, lebih pintar bergaul, lebih lebih lebih….. MasyaAllah..ternyata menjaga hati dari sifat membanggakan diri merupakan perjuangan berat sehari-hari. Padahal Allah tidak suka orang yang membanggakan diri. Allah menghukum kaum Aad karena kesombongannya. Nasib Firaun menjadi contoh apa yang dapat terjadi bila manusia bersikap sombong. Bahkan syetan pun terusir dari surga selamanya karena ia merasa lebih baik dari seorang Adam. Saat perasaan superior menghinggapi kita, saat itulah kesombongan menyelusup dalam kalbu..Nauudzubillah Waullohualam bissawab sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri (QS. 28:76)

picture in courtesy of fotosearch.com RF

Poem of the day

Good morning so he says
Give me a smile and walk away
have a nice day…
again he comes back to say

Before I come out with any word
he takes out his sword
and chops his own words to pieces

hey becareful with that blade
there might wound you could ‘ve made

somehow I manage to smile and blow kisses
wishing he’ll get all he wishes..

Siang itu seekor kupu-kupu terjebak didalam ruang sholat, diam menempel di jendela kaca tak bisa bergerak terbang keluar. Karena takut dengan serangga aku tak berani memegangnya, dengan selembar kertas hati hati ku dorong ia agar naik ke ventilasi udara, tetapi ia terus menghindar dan kembali menempel di kaca…dasar binatang pikirku, gak tahu ya kalau aku berusaha menolong..
pfuihh …kesabaranku hampir habis. setelah beberapa sat akhirnya aku berhasil juga kuarahkan dia ke ventilasi udara…dan brrrr…iapun langsung terbang keluar…tetapi..loh kok…kupu kupu itu kembali dan menempel di kaca bagian luar….
Hei hei apa kamu memang suka menjilat jilat kaca kah? ..tetapi kemudian aku tersenyum senang…hei apa kamu datang untuk berterima kasih..ok your grateful is accepted..terbanglah kembali dan mencari makan..pasti lapar setelah terjebak mungkin untuk waktu yang lumayan lama diruangan tadi…. kupu kupu itu pun terbang meninggalkanku yang tersenyum senyum senang..
Ya Allah betapa seekor serangga yang memiliki otak dan hati super kecil pun tahu berterimakasih..dan betapa senangnya aku menerima rasa terimakasihnya…aku saat ini menempel dikaca yang menghalangi aku dan Kau..berusaha menatapmu dan mengucapkan terima kasih..apakah kau tersenyum ya Allah?..
Mulai saat ini aku akan berusaha berterimakasih atas setiap kebaikan yang diberikan orang orang disekelilingku….
thank you guys for every little and big thing you do…
Wallahualam bi shawab

post in fb on Saturday, March 6, 2010
picture in courtesy of faysalspoetry.blogspot.com/2010_…ive.html

Search of Lover

Segera setelah aku mendengar kisah cinta pertamaku

Aku mulai mencari Mu, tanpa tahu

Betapa butanya itu

Pencinta tidak akhirnya bertemu di suatu tempat

Mereka ada dalam diri masing-masing selama ini

Essential Rumi